Proses Produksi Film Mad Max: Fury Road


Mad Max: Fury Road merupakan kelanjutan dari tiga buah film Mad Max sebelumnya, yaitu film Mad Max yang pertama kali keluar pada tahun 1979, diikuti sequelnya dengan judul Mad Max 2: The Road Warrior yang tayang pada tahun 1981, serta film ketiga dengan judul Mad Max Beyond Thunderdome pada tahun 1985. Semuanya merupakan hasil arahan sutradara George Miller.
Tom Hardy sebagai Max Rockatansky.

Ketiga film Mad Max sebelumnya dibintangi oleh Mel Gibson. Baru pada film ke empat, Mad Max: Fury Road lah pemeran utamanya tidak diperankan oleh Mel Gibson, dan harus diganti oleh Tom Hardy yang berperan sebagai Max Rockatansky. Mel Gibsonnya sudah ketuaan juga kali yaaa.
Ada sekitar 150 buah kendaraan yang dimodifikasi, di-rig, dipasangi kamera, dikendarai dan dihancurkan.  Beberapa jenis kendaraan yang digunakan adalah XB Falcon Coupe yang digunakan oleh Max, dan diberi nama Interceptor. Sedangkan kendaraan lainnya adalah 1959 Cadillac Coupe De Villes, Deuce Coupe 5 jendela, Truk Tatra T 815, Volkswagen V8 Supercharged, serta Holden FJ Rat Rod.

 kendaraan yang dimodifikasi, di-rig, dipasangi kamera, dikendarai dan dihancurkan. 

Ratusan VFX Artist terlibat dalam pembuatan film ini untuk bisa menghasilkan sekitar 2000 gambar visual efek, dan Ilora VFX studio sebagai pengendali utama pembuatan vfx tersebut. Efek yang dibuat meliputi pembuatan environtment, badai pasir beracun sampai 2D compositing.

Selain Iloura, studio lain yang turut terlibat yaitu Black Ginger, Brave New World, Method Studios, The Third Floor yang menangani pembuatan previs, Odd Studio untuk make up efek, serta Stereo D dan Tinsley Studio.

Sekumpulan batu karang besar di tengah gurun pasir bernama Citadel, adalah lokasi bermukimnya pimpinan tokoh antagonis bernama Immortan Joe yang diperankan oleh Hugh Keays-Byrne. Pembuatan Citadel merupakan kombinasi antara fotografi dari gambar-gambar yang diambil di Namibia, shooting yang berlokasi di Sydney serta efek visual yang dibuat oleh Iloura berdasarkan referensi tebing karang yang ada di Australia dan direka-ulang menggunakan teknik photogrammetry.

Karang besar hasil Photogrammetry

Photogrammetry memberikan kemampuan menciptakan obyek 3D dengan menggunakan kumpulan foto dari suatu obyek. Foto-foto tersebut diambil dari berbagai sudut yang berbeda namun harus dalam keadaan cahaya yang sama dan tidak boleh dalam kondisi yang buram atau beresolusi rendah. Dengan aplikasi tertentu bisa didapatkan sudut-sudut yang sama hingga bisa didapatkan posisi yang sesuai. Begitu seterusnya dari kumpulan foto tersebut dicocokan sudut dan posisinya hingga tercipta kumpulan titik yang akhirnya membentuk obyek tersebut.



Adegan kejar-kejaran antara The War Rig yang dikendarai oleh Furiosa yang diperankan oleh Charlize Theron, dengan anak buah Immortan Joe, berlangsung cukup lama hingga berlangsung dari siang sampai malam hari. Untuk sekuen di malam hari ini adegannya sebetulnya dilakukan di saat siang hari yang cerah di sebuah kawasan padang pasir Namibia, kemudian ditransformasikan ke kondisi lingkungan bernuansa kebiruan untuk mendapatkan suasana malam hari, dengan menggunakan teknik overexposed, kebalikan dari teknik Day For Night yang biasa dilakukan, yaitu menggunakan teknik underexpose.

Untuk pembuatan badai beracun yang disertai awan pasir, angin puting beliung dan petir, dilakukan oleh Iloura dengan mengambil kombinasi gambar di gurun pasir Namibia dan green screen di studio. Beberapa kendaraan CG serta elemen-elemen VFX lainnya kemudian ditambahkan untuk melengkapi tampilan pasir di bagian foreground.

Walau sebetulnya semua adegan ini bisa saja dibuat menggunakan CG sepenuhnya, tapi dirasa penting untuk mengambil gambar dari kendaraan yang melaju di kondisi alam yang sesungguhnya agar bisa menghasilkan pergerakan kamera yang realistis.

Banyak model cantik terlibat di film Mad Max: Fury Road
Iloura menggunakan aplikasi Houdini untuk menciptakan efek angin tornado dan awan pasir.
Disamping Tom Hardy dan Charlize Theron sebagai pemeran utama, ada lima orang wanita yang juga menyita perhatian saat menonton film Mad Max: Fury Road ini. Model pertama adalah Rosie Hutington-Whiteley, yang berperan sebagai The Splendid Angharad. Yang kedua adalah Riley Keough, berperan sebagai Capable. Ketiga Zoe Kravitz, berperan sebagai Toast the Knowing
Keempat, artis sekaligus model dari Australia berusia 19 tahun bernama Courtney Eaton,
Kelima, Abbey Lee yang berperan sebagai The Dag.

Film ini juga sangal mengandalkan stuntman yang jumlahnya sekitar 150 orang untuk menghasilkan 300 sekuen dan meminimalisir penggunaan CG.***

Artikel oleh: Fitra Sunandar
Productions stills images courtesy of Warner Bros Pictures.
(Dilarang menyadur/mengutip/mempublikasi ulang tanpa mencantumkan sumber dan nama penulis)

Post a Comment

0 Comments